Secara mengejutkan ternyata kemarin anakku mau khitan atas kemauan sendiri. Asli rasa syukurku langsung membuncah. Menurutku jika dia mau melakukannya atas kemauan sendiri, itu sudah menghilangkan separuh dari trauma akan rasa sakit. Langsung aku cari beberapa tempat khitan yang ada di sekitarku. Kalo kalian tinggal di subang, mungkin ini bisa jadi sedikit referensi.
1. Rokifun subang.
Tempatnya ada di subang kota, daerah soklat. Dia punya metode sendiri tanpa dijahit, sunat bisa ditunggui sama keluarga, terus setelah sunat akan dapat merchandise mainan. Untuk tempatnya kalian bisa cari di gmaps ya.
2. RS Hamori
Aku ngga tanya RS ini pake metode khitan apa. Tindakan khitan di RS dilakukan oleh dokter spesialis.
3. Klinik H. Maman Aming
Setelah mikir panjang akhirnya aku dan suami memutuskan untuk khitan di klinik ini. Awalnya kami melihat kalo review di google maps kurang komplit. Tapi sudah ada nomor HP yang bisa dihubungi. Lalu aku hubungi nomor yang tertera di google maps dan ternyata sangat helpful.
Di klinik ini, anak masuk ke ruang tindakan 'tidak’ boleh ditemani orang tua. Jadi sebelum memutuskan khitan di klinik ini, pastikan kalo anak benar2 siap untuk khitan tanpa di dampingi orang tua. Tindakan khitannya cukup cepat dan untuk metode clamp sealer yang kami pilih, hasilnya rapi. Aaaaand surprisingly anak kami juga keluar ruangan khitan jalan sendiri, tidak rewel.
Pulang khitan kami diberi satu paperbag berisi antibiotik, paracetamol untuk penghilang nyeri, satu botol semprot antiseptik, dan satu botol semprot penghilang gatal katanya, tapi secara spesifik apa isinya ga ngerti hehe.. Kemudian kami juga diberi kertas yang isinya do and don'ts untuk perawatan khitan. Mulai dari makanan sampai perawatan luka.
Anak kami tidak minum semua obatnya, kami hanya menggunakan srmprot antiseptiknya saja. Khitan yang dilakukan juga sepertinya cukup nyaman karena anak kami tetap bisa tidur nyenyak di malam hari. Agak rewel justru di hari ke enam pasca khitan karena lukanya mengering dan mulai terkelupas.
Alhamdulillah di hari ke 7 anak bisa mandi dengan tenang, dan mulai beradaptasi dengan celana biasa setelah seminggu menggunakan celana batok untuk khitan. Celana batok ini lumayan sulit dicari apalagi waktu liburan sekolah. Aku beli di toko baju gallery dekat taekwang, itupunhanya sisa 2 pcs ukuran M dan XL. Ada baiknya kalian ga seceroboh aku, jd siapin dulu celananya sebekum khitan supaya ga gedubrakan nyari ke toko 🥲
Kalian bisa beli juga di shopee yang harganya jauh lebih murah daripada di offline.
Nah, buat kalian para orang tua atau juga bahkan orang dewasa yang belum berkhitan, semoga tiga tempat diatas bisa jadi referensi yaa.
Mengkhitankan anak di perantauan menurutku harus atas kemauan anak dan cari tempat dan metode yang nyaman supaya perawatan pasca khitan tidak merepotkan. Oh ya enaknya juga kita tidak perlu menghabiskan uang untuk menggelar hajatan besar di kampung. Lumayan uangnya bisa ditabung untuk dana pendidikan anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar